GANGUAN GANGGUAN ANAK DALAM BELAJAR

Apa sih gangguan dalam belajar ???

Okay, kita bahas satu satu …

Gangguan dalam belajar kurangnya kemampuan dalam menerima, memproses, menganalisis, dan menyimpan informasi. Anak dengan ganguan belajar mempunyai tingkat kecerdasan sam bahkan lebih tinggi dari teman-temannya, namun merekalah yang sering berjuang untuk belajar. Kesulitan yang dialami anak dalam belajar antara lain mendengarkan, membaca, menulis, menalar, menganalisis, dan pemecahan persoalan serta keterampilan motoric dan kemampuan matematika.

Pertama DISLEKSIA yaitu gangguan kemampuan dalam hal membaca dan menulis, anak anak dengan diagnosis disleksia sulit untuk menulis, membaca dan mengeja. Gejala awalnya anak sulit mengingat hal-hal baru, sulit melafalkan kata-kata baru, dan sulit mengikuti arah.

Kedua DISGRAFIA yaitu gangguan kemampuan dalam hal menulis. Dalam kasusu ini anak pengidap disgrafia akan kesulitan dalam hal menyusun kalimat, mengatur paragraph, menggunakan tata bahasa, tanda baca, dan ejaan yang benar dalam bentuk tulisan. Bahkan, anak akan sulit memegang pensil atau pulpen untuk menulis.

Ciri-cirinya …

Biasanya anak tidak menyukai kegiatan menggambar atau menulis, mereka juga kesulitan dalam menulis kalimat dengan benar.

Untuk menjadi pengingat anak yang memiliki masalah dalam berbicara besar kemungkinan mereka juga mengalami masalah dalam kemampuan dalam menulis dan menghitung.

Ketiga DISKALKULIA anak akan kesulitan dalam hal hitung menghitung. Setiap anak menunjukkan gejala yang berbeda-beda, namun sebagian besar anak tidak dapat mengenali angka. Ketika dewasapun anak akan kesulitan melakukan perhitungan yang sederhana bahkan mengingat angka.

Keempat DISPRAKSIA gangguan yang ditandai dengan koordinasi antaranggota tubuh tidak berjalan dengan baik seperti koordinasi gerakan tangan dan kaki. Pada usia remaja,anak dengan gangguan ini tidak mahir dalam berkegiatan fisik.

 Pada usia tiga tahun, anak lebih suka makan menggunakan tangan daripada menggunakan alat makan, lamban berbicara, tidak bisa naik sepeda roda tiga atau bermain bola, dan tidak menyukai permainan yang menyusun.

Jika melihat tanda tanda seperti diatas …

Jangan langsung menge-cap anak kita bodoh ya bun…

Ada baiknya kita bawa ke psikolog agar tahu bagaimana cara menghadapi dan mengatasinya …

Semoga bermanfaat ya ….>_<

Leave a Comment