10 KEGIATAN UNTUK PERKEMBANGAN TODDLER (ANAK USIA 1 SAMPAI 4 TAHUN)

 Usia Toddler (1 sampai 4 tahun) merupakan usia yang krusial untuk perkembangan seorang anak, untuk memenuhi kebutuhan dalam perkembangan anak tak jarang menjadikan PR bagi orang tua. Akan sulit untuk menemukan kegiatan yang mendukung perkembangan anak dimana anak juga senang melakukannya, bisa bermain tanpa mempengaruhi proses pertumbuhan yang semestinya.

            Berikut 10 aktifitas yang cocok untuk Toddler

Bermain diluar

Kegiatan ini mungkin paling enggan dilakukan oleh orang tua padahal bermain diluar sangat disenangi oleh anak. Sebenarnya banyak kegiatan sederhana yang bisa dilakuakan diluar. Misalnya, melihat kumbang atau hewan hewan kecil, mendengarkan bunyi burung, dan menunjuk pesawat yang melintas. Kegiatan ini dapat melatih kosakata dan ketrampilan motoric kasar.

Membaca

Tidak ada kata terlalu cepat untuk seorang dengan usia 1-4 tahun belajar membaca. Yang menjadi focus disini adalah mengenalkan huruf bisa menggunakan alat atau kita menuliskan sendiri. Jangan terlalu memaksakan sang anak untuk mengenal huruf, jika anak masih belum mau itu tidak apa-apa. Biarkan anak yang tertarik untuk belajar yang menjadi focus untuk orang tua adalah kesenangan dan kegembiraan dalam membaca.

Menari

Menari adalah cara untuk anak belajar ritme. Faktanya, music dan menari diperlukan untuk perkembangan fisik dan juga akan mempengaruhi perkembangan kognitifnya. Jadi bunda jangan malu untuk berbuat “gila” untuk anak ya !!

Berkesenian

Membiarkan sang anak mewarnai baik dengan crayon atau merk warna lainnya, menempel stiker di kertas, atau anak mewarnai dengan cat cair. Itu akan sangat menyenangkan untuk sang anak.

Melatih ketrampilan motoric kasar

Perkembangan anak dapt kita lihat mulai dari merangkak, berjalan, lalu berlari sampai melompat. Sebelum belajar berlari dan elompat hal pertama yang harus dilakukan adalah belajar keseimbangan dan mengambil resiko. Caranya sebagai berikut, berjalan ditepi jalan, melompat bila melihat batu dijalan dan mendarat dengan selamat.

Berkegiatan untuk melatih ketrampilan motoric

Toddler juga melatih mengontrol jari, tangan, dan berkoordinasi dengan tubuh mereka sendiri. Ajari mereka untuk memegang crayon dengan jempol dan telunjuk, menaruh crayon ketempatnya, menempel stiker mengajarkan toddler untuk memegang benda kecil.

Kegiatan sensory

Melatih sensor dapat dilakukan dengan memgang buku, mencium bau, melempar bola, berayun. Toddler sangat menyukai kegiatan sensory, mereka akan menghabiskan banyak waktu dalam hal tersebut.

Mengerjakan pekerjaan rumah

Dengan melakukan hal hal kecil seperti membersihkan mainan setelah bermain, menyapu, melakukan kegiatan dapur semisal memotong sayuran namun bunda harus menyiapkan pisau yang aman untuk toddler ya!, mencuci alat makan. Memberi makan hewan peliharaan dan membuang sisa atau sampah ke tempatnya. Kita tidak berbicara tentang membuat daftar pekerjaan yang harus dilakukan, namun kita bicara tentang kegiatan menyenangkan yang nantinya membuat mereka bertanggungjawab sebagai penghuni rumah.

Bermain dengan teman

Membantu toddler untuk berbagi, menunggu giliran jika sebuah mainan masih digunakan orang lain. Ini mungkin sulit dilakukan oleh orang tua karena faktanya anak akan menangis jika mainannya diambil bahkan mereka tak mau menunggu giliran. Namu, itu sangat dibutuhkan untuk perkembangan toddler.

Bermain sendiri

Anak perlu merasakan kebosanan, dengan itu akan muncul kreativitas. Cara terbaik untuk toddler menghibur diri sendiri adalah dengan mematikan elektronik 10-15 menit dan tinggalkan toddler dalam sebuah ruangan atau orang tua boleh duduk disampingnya namun berkegiatan seperti membaca atau bekerja.   

Leave a Comment